Jumat, 18 Mei 2012

Sejarah Hukum Newton


 Tiada hari tanpa belajar, sebagaimana yang saya post di postingan sebelumnya. Pada beberapa jam yang lalu saya baru selesai membaca suatu hukum sains yang sangat terkenal dan sangat banyak diterapkan dibidang-bidang ilmu lainnya. Yaitu suatu hukum yang digagaskan oleh Sir Isaac Newton yang mana tiga hukum fisika yang digagasnya menjadi dasar mekanika klasik dan banyak diaplikasikan dengan pelajaran saya yaitu mekanika fluida. Seperti yang dikatakan Bapak Ahmad Indra alangkah baiknya kalua kita itu bersedekah, karena bersedekah itu bukan akan membuat apa yang akan kita sedekahkan itu akan habis, malahan akan semakin bertambah. Oleh karena itu saya mau menshare nya kepada semua yang membaca blog saya, mudah-mudahan bisa bermanfaat.

A. Hukum Newton
Sir Isaac Newton (lahir di Woolsthorpe-by-Colsterworth, Lincolnshire, 4 Januari 1643 –meninggal 31 Maret 1727 pada umur 84 tahun; KJ: 25 Desember 1642 – 20 Maret 1727) merupakan seorang fisikawan, matematikawan, ahli astronomi, filsafat alam, alkimiawan, dan teolog yang berasal dari Inggris. Ia merupakan pengikut aliran heliosentris dan ilmuwan yang sangat berpengaruh sepanjang sejarah, bahkan dikatakan sebagai bapak ilmu fisika klasik.
Hukum gerak Newton adalah tiga hukum fisika yang menjadi dasar mekanika klasik. Hukum ini menggambarkan hubungan antara gaya yang bekerja pada suatu benda dan gerak yang disebabkannya. Hukum ini telah dituliskan dengan pembahasaan yang berbeda-beda selama hampir 3 abad. 

Hukum Pertama Newton
Setiap benda akan mempertahankan keadaan diam atau bergerak lurus beraturan, kecuali ada gaya yang bekerja untuk mengubahnya. Hukum Ini menyatakan jika Resultan Gaya (jumlah Vektor dari semua gaya yang bekerja pada benda ) bernilai nol maka kecepatan benda tersbut Konstan. Dirumuskan Secara Matematis :