Kamis, 17 Mei 2012

Aliran Fluida

Air adalah suatu ciptaan Tuhan yang sangat luar biasa. Karena tanpa ada air maka kita tidak akan bisa dapat hidup. Kalau tidak ada air maka tanaman juga tidak akan dapat juga hidup. Selain untuk minum sifat-sifat air juga banyak dimanfaatkan oleh orang yang berpikir untuk memenuhi kebutuhan hidup. Salah satu dari sifat air yang sering diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari adalah air dapat mengalir.  Air memiliki sifat berpindah dari suatu tempat ke tempat yang lain dengan cara mengalir yang biasa disebut fluida perbedaan tekanan. Dalam kehidupan sehari2 banyak d jumpai fluida yang mengalir. Air dalam pipa PDAM kemudian keluar melalui keran , air di sungai2, sampai minuman dalam gelas yang diaduk dengan sendok. Kejadian2 seperti itu ada di sekitar kita. Nah ternyata didalam aliran tersebut terdapat hal yang sangat bermanfaat. Ternyata didalam aliran terdapat berbagai macam aliran dengan kelebihan dan kekurangan masing. Ada hal-hal yang mempengaruhi sehingga terjadi bermacam-macam aliran didalam suatu aliran. Hal-hal yang mempengaruhi antara lain, jenis zat, kekentalan, kecepatan alir menjadi dasar tema pembicaraan. Berdasarkan karakteristik struktur internal aliran, aliran fluida dapat dibedakan menjadi dua macam yaitu aliran laminer dan turbulen dan transisi.

  • Aliran laminar
Aliran dengan fluida yang bergerak dalam lapisan-lapisan, atau lamina-lamina dengan satu lapisan meluncur secara lancar . Karakteristik dari aliran laminar adalah:
a. Aliran fluida tanpa arus turbulent ( pusaran air )
b. Partikel fluida mengalir atau bergerak dengan bentuk garis lurus dan sejajar
c. Laminar adalah ciri dari arus yang berkecepatan rendah,
d. Partikel sedimen dalam zona aliran berpindah dengan menggelinding (rolling) ataupun terangkat

Dalam aliran laminar ini viskositas berfungsi untuk meredam kecenderungan terjadinya gerakan relative antara lapisan. Sehingga aliran laminar memenuhi hukum viskositas Newton yaitu :

  • Aliran turbulen
Aliran dimana pergerakan dari partikel-partikel fluida sangat tidak menentu karena mengalami percampuran serta putaran partikel antar lapisan, yang mengakibatkan saling tukar momentum dari satu bagian fluida kebagian fluida yang lain dalam skala yang besar. Dalam keadaan aliran turbulen maka turbulensi yang terjadi membangkitkan tegangan geser yang merata diseluruh fluida sehingga menghasilkan kerugian-kerugian aliran.Karakteristik dari aliran Turbulan adalah:
a. Aliran partikel tidak menentu
b. Mempunyai kecepatan beraneka ragam
c. Aliran ini lebih efficient dalam mengangkut dan menjalankan sediment
d. Massa air bergerak keatas, kebawah, dan secara lateral berhubungan dengan arah arus yang umum, e. Memindahkan massa dan momentum

Aliran transisi
Aliran transisi merupakan aliran peralihan dari aliran laminar ke aliran turbulen.





Tidak ada komentar:

Poskan Komentar