Senin, 21 Mei 2012

Review Presentasi pada Hari Selasa tanggal 15/05/2012


Nah pada tugas kali ini saya akan sedikit mereviw presentasi dari hari selasa dan rabu minggu kemaren. Baiklah saya mulai dari  presentasi yang hari selasa. Pada hari selasa kelompok satu-satunya yang tampil membahas suatu soal yang yang sangat unik dan menarik. Soal nya ini terdapat pada bab 8 dan poin ke 20. Soalnya adalah sebagai berikut: 

Minyak (berat jenis = 8900 N/m3, dengan viskositas = 0,1 Ns/m2) mengalir melalui sebuah tabung dengan diameter 23 mm seperti gambar  s.8.20. Sebuah manometer U digunakan untuk mengukur penurunan takanan pada tabung. Tentukan kisaran nilai h agar aliran menjadi laminar.

 

 
  • Nah dari soal diatas dapat kita ketahui bahwa:
* Minyak tersebut memiliki            a.   =  8900 N/m3
                                                         b. µ = 0,1 Ns/m2
* Tabung tersebut memiliki             c. d = 23 mm
* Gravitasi                                       d. SG = 7,0

  • Hal yang tidak diketahui adalah  perubahan tekanan air pada tabung
Nah hal yang sangat menarik disini ketika pak Ahmad Indra bertanya kepada kelompok yang berpresentasi , Bapak Ahamd Indra bertanya,” apakah soal ini salah?”, karena kalau biasanya kita mengukur perbedaan tekanan di manometer biasanya menggunakan hukum bernauli yaitu:

Nah pada bapak Ahmad Indra kembali bertanya, Apakah soal ini salah karena sebagai mana kita ketahui bahwa Kecepatan V1 dan V2 sama dan ketinggiannya pun sama. Kenapa disoal disuruh mencari penurunan tekanan sedangkan jika dimasukkan V dan z maka

P1 – P2 = 0


Yang mana tidak terjadi penurunan tekanan karena  = 0

Nah Kami ditanya lagi kenapa bisa seperti itu?? Soal yang salah atau benar.
Nah setelah lama berfikir bapak ahmad indra akhirnya menjelaskan yaitu inti dari pertanyaan diatas adalah baris pertama yaitu minyak memiliki viskositas sebesar = 0,1 Ns/m2  . Bapak menjelaskan tentang persamaan energi sebagai berikut:

dimana, = energi dalam sistem per satuan waktu (J/s)
                                                     = usaha sistem per satuan waktu (J/s)
                                                       = kalor sistem per satuan waktu (J/s)

Yang mana bapak menjelaskan tentang konsep energy, yang mana apa bila terdapat energy dalam suatu system maka apa bila energy masukan adalah    (kerja) maka akan dihasilkan panas dan sebaliknya apabila ebergy masukan adalah    maka system akan menghasilkan kerja. Dari rumus diatas bapak sangat erat hubungannya dengan hukum kekekalan energy yaitu energy tidak dapat diciptakan dan tidak dapat pula dimusnahkan akan tetapi energy dapat berubah bentuk dari satu bentuk kebentuk yang lainnya.  

Nah dari persamaan diatas dapat kita hubungkan dengan rumus energy mekanik yang memakai hukum kekekalan energy yaitu 

Sebagaimana dijelaskan diatas bahwa energy itu adalah sama, energy tidak dapat diciptakan dan dimusnahkan akan tetapi energy dapat berubah dari suatu bentuk kebentuk yang lainnya. Bapak Ahmad Indra menjelaskan bahwa pada dasarnya setiap benda yang ada dimungka bumi ini pasti memiliki 2 komponen energy diatas yaitu energy akibat energy kinetic dan energy potensial akan tetapi dari setiap benda hanya mempunyai salah satu dari energy tersebut. Dan maksud hukum kekekalan energy disini, jika sutu benda memiliki suatu energy potensiam maka benda tersebut dapat diubah energynya kebentuk energy kinetic. Contohnya Air yang dimanfaatkan untuk pembangkit tenaga listrik di air mancur dari sebuah tebing. Pada air yang turun dari sebuah tebing memiliki energy potensial akan tetapi energy tersebut dapat diubah menjadi mentuk lain yang lebih bermanfaat.
Dari rumus diatas dapat kita uraikan lebih lanjut menjadi:

Trus bapak ahmad indra membagi rumus diatas dengan : mg
Sehingga menghasilkan rumus baru menjadi 
Dan ini lah yang cikal bakal terciptanya “Persamaan Bernoulli”.

Nah pada kembali lagi pad a soal 8.20. Pada soal 8.20 telah menjelaskan bahwa minyak memiliki viskositas yang mana pada jika suatu fluida yang bergerak dari suatu titik 1 ke titik yang lainya maka si fluida yang mempunyai viskos tersebut sebagian energinya akan merubah bentuk kebentuk yang lain. Nah disini lah pemecahan kunci jawaban dari soal 8.20. Sebagai mana yang dijelaskan di atas bernaulli Cuma mengambil suatu persamaan bahwa energy di titik 1 sama dengan energy dititik 2. Pada hal di 8.20 terdapat pengurangan energy. Oleh sebab itu untuk menjawab soal 8.20 maka kita harus kembali lagi hukum yang awal, hukum cikal bakal terbentuknya persamaan Bernoulli yaitu hukum kekekalan energy. 
Nah ini rumus terciptanya persamaan bernouli, maka untuk menjawab soal 8.20 maka kita harus menyesuaikan dengan keadaan yang ada yaitu

Nah pada tulisan yang saya tandai diatas adalah bentuk penyesuaian karena pada soal terdapat yang hilang atau yang lepas.  Maka jika rumus diatas kita jabarkan maka akan tercipta rumus baru untuk menyelesaikan soal 8.20. 

Sama dengan yang diatas dengan membagi dengan : mg maka kita dapat menyelesaikan jawaban diatas adalah sebagai berikut :
 
Maka dengan kita memasukkan hal-hal yang diketahui yang telah ada maka kita akan mendapatkan perbedaan tekanan nya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar