Jumat, 18 Mei 2012

Lapisan Batas (Boundary Layer)


Nah pada blog kali ini saya mau membahas tentang Lapisan Pembatas. Pada lapisan pembatas ini memiliki suatu hal yang menarik karena pada lapisan pembatas ini menjadi suatu topic pembicaraan yang menarik pada saat presentasi mekanika fluida pada Hari Rabu. Berdasarkan buku dan referensi yang saya baca, Lapisan Pembatas (Boundary Layer) adalah suatu lapisan yang terjadi karena adanya suatu tegangan geser yang besar pada suatu permungkaan benda sehingga partikel –partikel fluida terpaksa berhenti pada sekitar permungkaan benda karena adanya viskositas. Lapisan Pembatas juga disebut juga fluida dengan aliran terhambat dan tebal lapisan pembatas itu  dapat dinyatakan dengan δ.
Mungkin lebih gelasnya dapat kit lihat pada gambar:



  • Aliran diawali dengan aliran laminar yang menghasilkan lapisan batas laminar berupa kurva AB dengan distribusi bersifat parabolis. Aliran dilanjutkan dengan sifat turbulen dengan titik perubahan pada titik B.
  • Garis BC merupakan lapisan batas turbulen dengan distribusi bersifat logaritmis.
  • Sub lapisan laminar akan terbentuk apabila permukaan saluran relative halus dengan kecepatan rendah. Di dalam sub lapisan ini aliran bersifat laminar dan di atasnya merupakan zona peralihan dari laminar ke turbulen.
  • Lapisan batas turbulen CD dengan pola tertentu akan terbentuk apabila aliran seragam sepanjang saluran.

 


  • Tebal lapisan batas, δ: merupakan besaran jarak yang tegak lurus terhadap permukaan batas dimana kecepatan v1 sama dengan 99% dari kecepatan batas v0, dengan kurva distribusi kecepatan di lapisan batas berbentuk asimtotis.
  • Tebal perpindahan (displacement thickness), δ* :
  • Pengaruh lapisan batas terhadap aliran = perpindahan semu ke atas dari dasar saluran

  • Tebal perpindahan besarnya bervariasi 1/8 ~ 1/10 tebal lapisan batas tergantung nilai bilangan Reynold 
 Mudah-mudahan dapat bermanfaat dan mohon maaf atas kekurangan,,,
terimakasih




Tidak ada komentar:

Poskan Komentar