Rabu, 18 April 2012

Teorema Transport Reynold


Pertemuan ke-2 Mekanika Fluida

Nah pada pada pertemuan ke-2 mekanika fluida, kami belajar tentang Transport Reynold. Berdasarkan yang saya tangkap Transport Reynold itu sangat erat hubungannya dengan system dan volume atur. Sistem adalah sesuatu yang kita tinjau atau sistem adalah suatu kesatuan yang terdiri dari beberapa komponen yang saling bekerja  bersama dan sinergi dalam mecapai suatu fungsi. Pada gerak fluida terdapat dua metode yang digunakan untuk menganalisa sistem, yaitu metode Lagrangian dan Eulerian. Metode Lagrangian adalah pengamatan terhadap partikel tertentu dalam ruang dan biasa disebut “pendekatan sistem”. Metode Eulerian adalah pengamatan atau pemusatan perhatian pada gerak dan sifat setiap partikel fluida yang melewati titik tertentu dalam ruang dan biasa disebut volume atur. Berikut gambar yang dapat menjelaskan pendekatan kedua metode tersebut:


                            

Jadi berdasarkan penjelasan di atas maka dapat diambil kesimpulan bahwa transport reynold adalah suatu teorema yang membahas analisis pendekatan sistem (Lagrangian approach) diubah kependekatan  sistem kontrol volume (Eulerian Approach) dengan metode euler.
Sebagaimana yang dijelaskan Bapak Ahmad Indra di kelas, kita mengenal variable “B”, yang “B” adalah memiliki besaran apa saja seperti momentum, energy, torsi, massa, dan sebagainya.
Bapak Ahmad juga menjelaskan, teorema transport Reynolds dapat dinyatakan sebagai berikut :


Dimana adalah jumlah besaran sistem yang diamati (pendekatan sistem), adalah jumlah besaran dalam volume kontrol, dan jumlah besaran yang masuk-keluar dari permukaan atur. Sehingga, dapat disimpulkan bahwa teorema ini menyatakan bahwa jumlah besaran dalam volume kontrol setiap satuan waktu ditambah jumlah besaran yang masuk permukaan kontrol setiap satuan waktu dikurangi jumlah besaran yang keluar permukaan kontrol setiap satuan waktu adalah jumlah besaran dari sistem yang diamati setiap satuan waktu.








Tidak ada komentar:

Poskan Komentar